Tips Mengatasi Dinding Ruangan Rumah Lembab dan Berjamur

Tidak dapat dipungkiri kondisi rumah sangat menentukan kondisi kesehatan penghuninya. Kondisi rumah yang kurang ventilasi, kurang pencahayaan, lembab dan berjamur dapat memicu terjadinya jamur, bakteri hingga virus. Banyak kuman dan virus yang segan tempat lembab yang pada akhirnya dapat menimbulkan penyakit bagi penghuni rumah. Umumnya yang terjadi yaitu penyakit pernafasan seperti infeksi paru, bronchitis bahkan ruangan lembab dapat memperparah gejala asma. Ruangan lembab juga dapat menimbulkan atau memancing jamur dan tentunya berujung pada barang-barang kita yang semakin mudah rusak karena lapuk.

Perlu kita ketahui bahwa ruangan yang lembab kurang baik untuk peralatan atau benda-benda dirumah kita terutama yang berbahan dari kayu. ruangan lembab sangatlah merugikan karena selain jamur serta lumut mudah berkembang dan tumbuh.

Dari hal itu kita harus mempunyai tips agar ruangan kita terhindar dari kelembaban yang terlalu tinggi, tentunya dengan menerapkan beberapa konsep desain dan tips tambahan lainya.

  1. Membuat Ventilasi yang Cukup

Dengan memberi ventilasi pada rumah kita tentunya akan memberikan suplai udara yang baik untuk rumah kita. Juga berfungsi supaya sinar matahari bisa masuk melalui ventilasi yang ada.

Ventilasi kita perlukan sebagai tempat keluar masuknya udara dari luar kedalam dan sebaliknya agar udara yang ada di dalam rumah tidak terasa pengap, dengan demikian kelembaban pada rumah kita akan sedikit berkurang.

Agar tidak terjadi pengembunan di dalam ruangan maka harus di minimalisir dengan sering membuka jendela dan tirai rumah secara rutin, sebab jendela dan tirai yang jarang dibuka dapat menyebabkan kelembapan meningkat dan mudah berpotensi untuk timbul jamur.

Dan pastikan peletakan benda-benda besar seperti lemari atau yang lain tidak menghalangi keluar masuknya udara.

 

  1. Memberi Rumah Pencahayaan yang Baik

Rumah yang sehat adalah rumah yang mempunyai sirkulasi udara serta pencahayaan alami yang baik, sehingga tidak heran jika desain rumah pada saat ini banyak mengadopsi model-model yang minimalis akan tetapi tetap terkonsep rapi dengan ventilasi atau bukaan yang banyak dan pencahayaan yang baik. Pencahayaan alami dapat kita peroleh dari sinar matahari dari jendela di pagi hari atau dari genteng plastik yang ada di atap rumah kita. Meskipun jumlahnya tidak begitu banyak yang masuk, tetapi cahaya sangat penting untuk menjaga kelembaban ruangan. Dengan memperoleh cahaya yang cukup rumah akan terjaga dari kelembaban yang tinggi sehingga konsep ini perlu dipertimbangkan untuk di aplikasikan dirumah.

 

 

  1. Aturlah Peletakan Benda-Benda dalam Rumah

Dibutuhkan ekstra perhatian dan waktu untuk ruangan yang di dambakan. Memang terlihat mudah dan sepele namun mengatur posisi barang di area rumah sangat penting agar semaksimal mungkin udara menjadi lancar. Secara berkala anda perlu mengeluarkan beberapa barang terntentu untuk dijemur ataupun diangin-anginkan. Dengan mengeluarkan benda benda tersebut tentunya akan membuat benda jauh lebih terasa kering jika sebelumnya berada pada tempat yang lembab. Lebih telaten terhadap kondisi ruangan rumah adalah kunci utama untuk menjadikan rumah yang nyaman dan sehat.

 

  1. Menggunakan Cat Dinding Anti Lembab Untuk Hunian Anda

Ruangan dengan kelembaban terlalu tinggi dapat menyebabkan jamur mudah tumbuh. Juga Cat dinding mudah mengelupas dan dinding semen menjadi mudah rapuh. Anda dapat menggunakan Cat Dinding Anti Lembab sebagai opsi tepat. Banyak Cat Dinding Anti Lembab yang ditawarkan di pasaran dengan kualitas yang baik. Seperti Aquaproof, Nippon Paint, No Drop dan masih banyak lagi. Apalagi untuk ruang kamar mandi dan bagian dinding luar rumah yang lebih berpotensi terkena Air.