Jenis Genteng Untuk Rumah Anda

Atap telah mengalami berbagai peruubahan dari masa ke masa. Hal ini dipengaruhi oleh banyaknya jenis penutup atap versi baru, namun keanekaragaman penutup atap ini tidak menyusutkan minat masyarakat untuk menggunakan genteng untuk penutup atap rumah tinggalnya. Genteng lebih banyak diminati oleh masyarakat jika dibandingkan dengan penutup atap lainya seperti asbes atau bahan penutup yang lain. Kondisi ini bisa dimaklumi mengingat penggunaan genteng cukup sesuai dengan jenis iklim yang ada di Indonesia. Dari  variasi harga cukup beragam dan relatif terjangkau. Harga genteng sendiri biasanya dihitung perbiji atau satuan. Ada berbagi macam genteng dengan, ukuran ,model, dan bahannya yang beragam beredar dipasaran, sehingga hal ini menjadikan nilai khusus untuk genteng sendiri bagi penggunanya. Dari bentuknya genteng diklasifikasikan menjadi tiga jenis yang popular yaitu Genten S, Genteng Silang ( genteng kodok ), dan Genteng Bubungan (Genteng Kerpus).

  1. Genteng S ( genteng biasa )

Genteng jenis ini dinamakan genteng S karena apabila kita lihat dari depan bentuknya hampir menyerupai huruf S. Ciri lain yang mudah dikenali adalah memiliki penampang cekung dengan kedalaman 4-5 cm sedangkan sisi kanan menekuk dan berbentuk gembung. Ketebalanya biasanya 8-12 cm dan bagian dalam atas terdapat tonjolan yang berfungsi sebagai pengait dengan reng. Pada bagian bawah kanan dan kiri dipotong agar lebih mengait antara genteng yang satu dengan yang lain dengan kuat dan rapat sehingga akan meminimalkan kebocoran pada atap.

  1. Genteng Kodok ( Genteng silang )

Genteng jenis ini disebut genteng silang karena dari segi pemasanganya bersilang antar satu genteng dengan genteng yang lain. Ciri genteng ini memiliki ciri khas juga yaitu memiliki tonjolan melengkung pada bagian bawah genteng yang biasa disebut dengan sebutan genteng kodok.

 

 

  1. Genteng kerpus ( genteng bubungan)

Genteng yang tak kalah penting adalah genteng bubungan, mengingat fungsi genteng bubungan yaitu menutupi bagian atas dari atap. Bentuk genteng bubungan di pasaran memiliki bentuk yang beragam sehingga kita dapat mengkreasikan bentuk bubungan rumah kita sesuai keinginan kita.  Ada yang berbentuk segitiga, bundar, dan berbentuk trapesium. Ketebalan genteng bubungan kisaran 1 cm dengan lebar 22-25 cm dan rata-rata ketinggian 10 cm hal ini di desain agar genteng bubungan mampu memberikan penunjang yang baik untuk atap rumah kita agar air tak masuk melewati celah genteng bagian atas.

Mengingat pentingnya atap untuk rumah kita, jadi harus benar-benar di pertimbangkan dalam pemilihan jenis atap yang kita gunakan. Berbagai macam genteng diatas dapat menjadi aliternatif untuk pilihgan kita. Memiliki harga yang beragam berdasarkan bentuk yang ditawarkan sehingga harus jeli dan teliti dalam memilihnya, yang terpenting atap rumah harus bisa memberikan kenyamanan untuk semua anggota keluarga dan tentunya dapat menambah nilai estetika rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *