Tips Memilih pagar rumah

Pagar merupakan bagian terluar dari sebuah rumah yang memiliki fungsi untuk melindungi yang ada di dalam rumah. Baik penghuni rumah ataupun benda-benda berharga yang ada di dalamnya. Fungsi utama sebuah pagar adalah sebagai pengaman, tetapi pada saat ini pagar lebih spesifik digunakan untuk mempercantik desain eksterior rumah meski pada dasarnya pagar adalah benteng keamanan rumah yang utama. Pagar sendiri mempunyai banyak sekali desain yang beragam, mulai dari pagar besi, pagar kayu sampai pagar bambu, namun yang sering digunakan oleh masyarakat kebanyakan adalah pagar besi. Pagar besi dipilih sebab mempunyai kualitas yang jauh lebih unggul jika dibandingkan dengan pagar yang terbuat dari kayu atau bambu.

Pagar  kayu dan pagar bambu sebenarnya juga memmpunyai nilai unggul tersendiri yakni jenis pagar yang terbuat dari bahan alami ini akan ramah lingkungan, biaya lebih terjangkau. Akan  tetapi kelemahannya pagar ini gampang terjadi pelapukan jika sering terkena terpaan air hujan dan sinar matahari terus menerus, sehingga pagar akan cepat rusak. Di era dahulu masyarakat memagari rumahnya dengan pagar jenis ini,berpadu dengan desain rumah tempo dulu yang modern akan menjadi kesan yang eksotis. Akan tetapi jika kita lihat di era modern ini jarang sekali yang mempergunakan pagar kayu ataupu bambu kalah dengan jenis pagar yang terbuat dari besi yang mempunyai beragam bentuk, ukuran, dan harga yang bervariasi.

Pagar yang berbahan dari besi ini memang tergolong awet dan memiliki tampilan yang bagus. Pagar besi sendiri masih mempunyai beragam desain dan jenis, seperti pagar lipat dan pagar dorong. Kedua pagar ini merupakan desain pagar yanag sering digunakan oleh masyarakat luas, meskipun tergolong awet, namun pagar besi sendiri memiliki kelemahan, salah satu kelemahannya yaitu tidak tahan karat. Pagar besi memang tidak tahan karat, karena letak pagar pada bagian terdepan rumah menjadikan pagar rentan terkena hujan dan panas, sehingga menyebabkan tumbuhnya jamur pada pagar yang menyebabkan pagar berkarat. Salah satu antisipasi yang dapat kita lakukan adalah memberi warna pagar dengan cat, dengan demikian akan sedikit mengurangi pagar berpotensi karatan. Karena jika sudah berkarat pagar akan terlihat tidak menarik lagi.

Di era yang modern berbagai jenis pagar telah bermunculan utamanya pagar yang berasal dari besi, tetapi saat ini banyak rumah yang menggunakan pagar yang terdesain dari bahan yang paling awet jika dibandingkan dengan pagar kayu , bambu, bahkan pagar besi, yaitu pagar tembok. Pagar tembok sendiri mempunyai keunggulan yang lebih dibandingkan dengan pagar jenis lain. Dari segi ketinggian, ketebalan, dan kekuatan kita bisa mengaturnya sendiri. Segi perawatan yang tidak begitu rumit menjadikan pagar tembok banyak diminati di era yang serba modern ini. Untuk perawatannya sendiri anda hanya perlu membersihkannya seperti anda membersihkan tembok. Namun kelemahan dari pagar tembok ini yaitu tidak tahan terhadap jamur, sering kali pagar tembok ini terkena jamur pada bagian depannya karena sering terkena hujan dan panas. Namun anda masih bisa mengakalinya dengan menggunakan cat yang tahan air pada pagar tembok anda.

Berbagai jenis pagar yang ada tentunya mampu memberikan kontribusi keamanan yang berbeda-beda untuk hunian anda. Pada dasarnya pagar memberikan rasa aman untuk anggota keluarga, selain itu pagar juga memberi tampilan eksterior rumah anda menjadi lebih megah dan mewah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *