Macam- macam bahan plafon Rumah

Berikut ini kita akan membahas bahan Plafon agar kita tahu bersama selain manfaatnya menutup atap dalam rumah. Plafon adalah suatu bidang atau lapisan yang mebatasi tinggi suatu ruangan. Plafon diukur mulai dari permukaan lantai hingga sisi bawah bidang plafon. Fungsi plafon selain untuk mempercantik ruangan juga untuk kenyamanan dan keamanan penghuninya. Ada ukuran batas maksimal dan minimal untuk pemasangan plafon. Untuk rumah tinggal biasanya berukuran sedang yang berkisar antara 3-3,5 m, sedangkan batas terendah pemasangan plafon adalah 2,8 m. jika pmasanganya terlalu rendah maka ruangan akan terasa pengap, sedangkan pemasangan terlalu tinggi rungan kurang enak dipandang, jadi pemasangan plafon harus melalui banyak pertimbangan.

Fungsi plafon secara spesifik adalah sebagai  berikut.

  1. Sebagai batas tingginya suatu ruangan sehingga ruangan tidak melompong
  2. Menahan berbagai kotoran dari atap yang masuk melalui celah genteng
  3. Sebagai nilai estetika suatu ruangan
  4. Menahan percikan air hujan dari celah genteng
  5. Sebagai media untuk menggantungkan penerangan, kipas, dan aksesoris yang lain
  6. Sebagai peredam suara dari air hujan
  • Triplek

Triplek yang berbahan dasar dari kayu ini biasanya banyak kita jumpai di took-toko bangunan,  ukuran yang tersedia di pasaran untuk plafon adalah 122 cm x 244 cm dengan ketebalan yang beragam mulai dari 3 mm, 4 mm, dan ada yang mempunyai tebal sampai 6 mm.

Untuk memasang triplek dapat dibagi menjadi empat bagian menjadi ukuran 61 cm x 122 cm atau dipasang utuh lembaran, tetapi jika dipasang utuh lembaran akan sulit saat pemasanganya. Rangka plafon menggunakan kaso atau dengan rangka kayu.

  • GRC Board

Ukuran GRC board dipasaran adalah 60 cm x 120 cm dan 122 cm x 244 cm dengan ketebalan yang standart yaitu 4 mm. rangka plafon biasanya menggunakan kaso atau biasanya menggunakan besi hollow. Hollow merupakan alternative yang dapat diambil sehubungan dengan mahalnya harga kayu saat ini

Ukuran rangka kayu dan kebutuhan per m2 plafon GRC sama dengan plafon triplek. Jika menggunakan besi hollow maka pemasanganya dengan menggunakan sekrup. Kelebihan dari jenis plafon ini adalah harga yang rlatif lebih murah dibanding dengan triplek dan tahan terhadap air.

  • Gypsum

Pada prinsipnya kbutuhan jenis bahan untuk pmasangan gypsum sama dngan plafon GRc atau triplek, bedanya gypsum tidak tahan dengan air seperti GRC board, sehingga pemasangan plafon gypsum dapat dilakukan jika  atap sudah tidak ada jaminan bocor, karena sifat gypsum yang tidak terlalu kuat dengan air akan mengurangi nilai estetikanya jika terkena air dari atap yang bocor.

Pemasangan gypsum umumnya dilakukan pada rumah yang atapnya sudah di pelat beton, dengan begitu resiko terkena air dari bocornya atap akan lebih sedikit. Memang jenis atap yang di pelat beton akan memberikan hasil yang maksimal pada jenis plafon ini akan tetapi biaya yang dikeluarkan akan lebih mahal dibandingkan dengan atap genteng.

  • Asbes atau Eternit

Ukuran asbes di pasaran adalah 1 m x 1 m dan 0,5 m x 1 m. kebutuhan bahn per m2 sama dengan plafon triplek. Pemasangan plafon ini harus hati-hati karena bahannya yang sangat rapuh. Harga dari asbes sendiri sebenarnya terjangkau dan relative murah , akan tetapi kelemahanya menimbulkan debu.

Untuk sudut pertemuan antara dinding dengan plafon biasanya diberikan lisplafon dengan tujuan agar plafon terlihat rapi dan rengangan antara plafond an dinding bisa tertutup. Bahan yang digunakan untuk membuat lis plafon antara lain gypsum, kayu, dan ada yang berbahan dari triplek.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *